Hukum Asuransi Dalam Pandangan Islam

hukum asuransiBerbicara mengenai asuransi tentu hal tersebut mungkin tengah dijalani oleh sebagian besar masyarakat Indonesia sebagai cara dalam menjamin kehidupan yang bahagia di waktu tua nanti. Bentuk asuransi memiliki banyak macamnya seperti asuransi kesehatan, asuransi pendidikan hingga asuransi untuk hari tua. Dari masing-masing jenis asuransi tersebut, apakah Anda mengetahui hukum asuransi menurut pandangan Islam? Apakah asuransi tersebut diperbolehkan atau bahkan dilarang oleh agama? Apakah asuransi yang dilakukan tidak menentang ajaran agama Islam? Apabila masih timbul pertanyaan-pertanyaan tersebut di dalam benak Anda maka uraian singkat di bawah ini dapat Anda pahami dan mengerti untuk dapat menjawab pertanyaan tersebut?

Apa Hukum Asuransi Menurut Pandangan Islam?

Di dalam ajaran Islam, semua hal yang menyangkut muamalat memiliki hukum masing-masing yang mana dari masing-masing hukum tersebut ada yang halal dan juga haram. Lalu bagaimana dengan hukum asuransi yang Anda lakukan selama ini? menurut pandangan Islam, dalam melakukan asuransi maka hukumnya adalah diperbolehkan selama di dalamnya tidak mengandung hal-hal yang dilarang oleh agama. Alasan lain yang memperbolehkan asuransi untuk dilakukan adalah dengan adanya asuransi memberikan dampak yang baik untuk kepentingan umum seperti adanya investasi-investasi untuk proyek-proyek yang produktif dan penggunaan asuransi yang dapat digunakan untuk menyantuni anak-anak yatim, korban kecelakaan, asuransi kematian dan lain sebagainya. Selain itu, Anda pun harus memperhatikan jenis asuransi yang akan Anda lakukan. Apabila asuransi yang Anda lakukan memiliki prinsip saling tolong menolong maka asuransi diperbolehkan menurut pandangan Islam.

Adanya hukum asuransi yang diperbolehkan maka semua umat muslim dapat melakukan asuransi tanpa harus resah dan khawatir jika bentuk asuransi yang Anda lakukan dapat menentang ajaran Islam. Apabila Anda belum memiliki keteguhan hati untuk melakukan asuransi karena dianggap asuransi memiliki hukum yang belum jelas maka Anda pun dapat mengkajinya lebih dalam dengan mempelajari ilmu fikih yang dapat Anda peroleh dari guru agama atau pun sumber-sumber terpercaya lainnya agar tidak ada keraguan dalam melakukan asuransi.

Related posts: